Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump akan umumkan tarif 25% untuk baja dan aluminium
Monday, 10 February 2025 10:46 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Amerika

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia akan mengumumkan tarif tambahan 25% untuk semua impor baja dan aluminium ke AS, dan juga akan mengumumkan bea masuk timbal balik atas apa yang ia lihat sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.

Berbicara kepada wartawan di Air Force One, Trump mengatakan ia akan mengumumkan tarif 25% pada hari Senin, dan akan mengumumkan tarif timbal balik pada hari Selasa atau Rabu, dengan kedua bea masuk tersebut akan berlaku segera.

Presiden sedang dalam perjalanan menuju NFL Super Bowl di New Orleans- rute yang membuatnya terbang di atas Teluk Amerika, yang baru-baru ini diganti namanya oleh presiden dari Teluk Meksiko.

Trump pada hari Minggu juga menandatangani perintah eksekutif yang mengakui tanggal 9 Februari sebagai "Hari Teluk Amerika."

Ancaman tarif Trump muncul hanya beberapa hari setelah bea masuk 10% terhadap Tiongkok mulai berlaku, karena presiden AS menggunakan kebijakan perdagangan yang lebih ketat untuk mendorong agenda internasionalnya yang lebih luas. Beijing telah membalas dengan serangkaian tindakan dan bea.

Ia mengancam akan mengenakan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko atas kontrol perbatasan yang lebih ketat, tetapi telah menunda tarif tersebut atas jaminan dari kedua negara.

Data pemerintah menunjukkan bahwa Kanada, Brasil, Meksiko, Korea Selatan, dan Vietnam merupakan eksportir baja terbesar ke AS.

Kanada juga merupakan eksportir aluminium terbesar ke AS.

Trump pada masa jabatan pertamanya telah mengenakan tarif 25% untuk baja dan tarif 10% untuk aluminium, tetapi kemudian memberikan kuota bebas bea kepada sekutu seperti Kanada, Meksiko, dan Brasil.

Mengenai tarif timbal balik, Trump mengatakan akan mengadakan konferensi akhir minggu ini untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang tarif perdagangan timbal balik - rencana yang pertama kali diungkapkannya pada hari Jumat.

Presiden secara konsisten mengkritik bea masuk yang tidak merata yang dikenakan oleh negara lain atas barang-barang AS. Dia telah lama mengkritik tarif 10% Uni Eropa atas impor mobil AS, yang jauh lebih tinggi daripada bea masuk 2,5% yang dikenakan oleh AS.

Analis dan pejabat Federal Reserve telah menyatakan beberapa kekhawatiran bahwa tarif perdagangan Trump - yang akan ditanggung oleh importir AS, akan mendorong inflasi dalam beberapa bulan mendatang.

Indeks saham berjangka AS merangkak turun setelah pengumuman Trump.(Cay) Newsmaker23

Sumber: investing.com

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS